HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Nasional

Kesehatan

KRIMINAL

3/INFO%20KRIMINAL/post-grid

NASIONAL

4/INFO%20NASIONAL/small-col-right

POLITIK & HUKUM

1/INFO%20POLITIK%20%26%20HUKUM/big-col-left

Pendidikan

Olahraga

Kriminal

Header Ads

Comments

Comments

DAERAH

3/INFO%20DAERAH/big-col-right

Pages

EKONOMI

3/INFO%20EKONOMI/big-col-left

BERITA POPULER

Kapolresta Pematang Siantar, AKBP Budi Pardamean Saragih, SiK Sertijab

By On April 08, 2020

Medan, Cendana Net News- Serah Terima Jabatan (sertijab) pejabat utama di jajaran Polresta Siantar langsung dipimpin Kapokresta Pematang Siantar, AKBP Budi Pardamean Saragih, SiK  Senen 6 April 2020 di Aula Widya Satya Brata Polresta Siantat.

Kelima pejabat polri yang Sertijab tersebut, Kasat Lantas AKP Septian Dwi Rianto, SH, SiK,  Kasat Binmas AKP Hasmarulah SH, dan Kapolsek Siantar Utara AKP Lintas Pasaribu, SH, bertugas selama 1 tahun 6 bulan di Polrest Siantar. Lalu Kapolsek Siantar Timur, Iptu Raun Samosir menjabat selamab 1 tahun 8 bulan dan Kapolsek Siantar Selatan Iptu Rudi Sadar Panjaitan SH menjabat selama 2 tahun 7 bulan, personil ini tetap eksis dalam melaksanakan tugas disertai dengan dedikasi yang baik, ucap pejabat bunga dua melati itu.

Lanjut AKBP Budi Pardamean, kepada pejabat baru Kasatlantas AKP Muhammad Hasan, SH, MH, Kasat Binmas Iptu Relina Lumbangaol, S.Sos, Kapolsek Siantar Utara AKP Manaek S. Ritonga, SH, Kapolsek Siantar Timur Iptu Rudi Sadar Panjaitan, SH dan Kapolsek Siantar Selatan Iptu Halomoan Gultom, juga Kapolresta Siantar berharap segera menyesuaikan diri dengan ruang lingkup kerja Polresta Siantar.

Pada kesempatan itu,  Kapolresta Sianrat AKBP Budi Pardamean Saragih, SiK mengatakan, mutasi jabatan merupakan hal yang biasa di lingkungan organisasi Polri. Karena itu adalah motivasi untuk
meningkatkan prestasi kinerja bagi anggota Polri.

Karena Polri sebagai parameter dari perguliran reformasi yang berperan penting dan berhubungan langsung terhadap lapisan masyarakat, sehingga hal itu Polri dituntut untuk mampu memberikan rasa aman terhadap masyarakat dan Negara.

Kapolresta Siantar, AKBP Budi Pardamean Saragih laksanakan Serah Terima Jabatan (Sertijab) kelima jabatan di jajaran Polresta Siantar, Senen, 6 April 2020, di Aula Widya Satya Brata Polresta Siantar.

Dalam kesempatan itu, AKBP Budi Pardamean Saragih mengatakan,
mutasi setiap jabatan adalah hal yang biasa dilakukan di lingkungan organisasi Polri, selain itu merupakan motivasi penyegaran dan meningkatkan kinerja personil anggota Polri, sebutnya.

Polri sebagai parameter dari perguliran reformasi sangat berperan penting dan berhubung langsung kepada segenap lapisan masyarakat, sehingga Polri dituntut mampu memberikan rasa aman terhadap masyarakat dan Negara, ujarnya.

Kapolresta Siantar sebagai pimpinan Polri
di daerah ini, dia tak luput menyampaikan terima kasih kepada pejabat lama, yakni Kasatlantas AKP Septian Dwi Rianto, SH, SiK, Kasat Binmas AKP Hasmarullah, dan Kapolsek Siantar Utara, AKP Lintas Pasaribu, SH, selama 1 tahun 6 bulan bertugas di Polresta Siantar banyak berbuat untuk komando dan berdedikasi terbaik dalam melayani masyarakat Siantar sekitarnya, ucap Budi.

Kapolsek Siantar Timur, Iptu Raun Samosir bertugas selama 1 tahun 8 bulan dan Kapolsek Siantar Selatan, Iptu Rudi Sadar Panjaitan,SH tugas selama 2 tahun 7 bulan. Para pejabat tersebut selama. menjabat Polresta Siantat banyak disenangi warga masyarakat.

"Saya berharap, dengan tugas dan dedikasi yang dilaksanakan selama ini, dapat diterapkannya di tempat tugas yang baru, harapnya.

Selanjutnya pejabat berpangkat dua bunga melati itu meminta kepada pejabat baru, Kasatlantas AKP Muhammad Hasan, SH,MH, Kasat Binmas Iptu Relina Lumbangaol, S.Sos. Kapolsek Siantar Utara, AKP Manaek S Ritonga, SH,  Kapolsek Siantar Timur, Iptu Rudi Sadar Panjaitan,SH dan Kapolsek Siantar Selatan, Iptu Halomuan Gultom supaya menyesuaikan diri dengan ruang lingkup
kerja Polresta Siantar.

AKBP Budi Pardamean Saragih menyambut selamat datang pejabat baru bertugas di Polresta Siantar, segera membuka diri dan beradaptasi dengan lingkungan dan masyarakat untuk mempelancar tugas yang diemban dalam kedimasan, anjuran AKBP Budi.

"Saya berharap, sambung Saragih, di tempat tugas yang baru tetap eksis dan berdedikasi dalam melaksanakan tugas," ujar Kapolresta Siantar, sembari menyampaikan selamat datang dan bertugas pada jabatan yanh diemban di Polresta Siantar dan segera menyesuaikan diri untuk nempelancar semua tugas-tugas," ucapnya.

Saat ini Polri sedang melaksanakan Operasi Aman Nusa-2 mengenai virus pandemi Corona (Covid 19) dan Operasi Keselamatan Toba 2020, dalam rangka cipta kondisi menjelang Idul Fitri 2020, serta pencegahan penyebaran virus Corona di wilaysh hukum Polresta Siantar. Untuk itu, pejabat yang baru harus cepat beradaptasi dengan lingkungan dan masyarakat kota Pematang Siantar.

Pelaksanaan sertijab sangat sederhana sekali tidak melibatkan personel lainnya, untuk menghindari keramaian pada upacara tersebut. Hanya dihadiri Waka Polresta, para Kabag, Kasat, Kapolsek dan para Perwira (shaf/zie).

Kapolda Sumut, Irjen Pol  Drs Martuani Sormin, MSi, Dengan Ketua Umum MUI Sumut Bahas Penanganan Covid-19

By On April 06, 2020

Cendananet News-Penanganan penyebaran Virus Corona (Covid-19) yang merebak di Provinsi Sum.Utara, termasuk Kots Medan, Senen, 6 April 2020, di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut, Jalan Sutomo Ujung Medan.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs Martuani Sormin, MSi, dan rombongan datang ke Kantor MUI Sumut langsung disambut Ketua Umum MUI, Prof. Sum. Utara, Ptof DR H Abdullah Syah MA, Wakil Ketua MUI, DR Maratua Simanjuntak dan DR H Arso, SH, M.Ag, Sekretaris Umum MUI Sumut, DR.H.Ardiansyah, LC, MA serta Bendahara Umum MUI Sumut, H.Ahmad Husein, SE beserta para peserta rakor lainnya. Rapat koordinasi Polda Sumut dengan MUI Prov.
Sumut, untuk membahas bersama melakukan penanganan pencegahan penyebaran virus Corona (Covid 19) guna melindungi masyarakat Simut agar tidak terpapatvvirus tersebut.

Penyebaran pandemi Covid 19 ini, diharapkan Ketua MUI Sumut, tidak membuat pelaksanaan ibadah kendor.

Ibadah Tetap dilaksanakan, namun masyarakat harus waspada dan ikuti Instruksi yang diberikan pemerintah tentunya dengan selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta perbanyak doa agar wabah virus Corona segera usai.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs Martuani Sormin juga mengatakan, jumlah ODP di Sumut menurun,namun bukan berarti masyarakat dapat lengah dan berkumpul diluar rumah. Sesuai dengan arahan pemerintah masyarakat diminta untuk selalu gunakan masker, karena pandemi Corona yang tidak kasat matak ini dapat menular saat bersin dan batuk. Oleh karena itu, harus dilakukan pshycal distancing atau jaga jarak.

Polda Sumut bersama stake holder juga telah melakukan berbagai langkah pencegahan seperti memberi himbauan kepada masyarakat serta melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah
kawasan di kota Medan, dan secara bersamaan telah melakukan penyemprotan secara masif di seluruh wilayah Sumatera Utara yang dilakukan oleh Polres jajaran.

"Di Mako Polda Sumut dan Polres jajaran Pokda Sumut wajib menyiapkan tempat cuci tangan dan penyemprotan disinfektan bagi masyarakat dan pers yang akan masuk ke- Mako Polda maupun Mako Polres Jajaran.

Selain Polda Sumut dan Polres jajaran rutin.memberi imbauan agar masyarakat tidak bepergian maupun keluar rumah, apabila hak ysng mendessk dan sangat penting," kata Kapolda.

Kepolisian Sumut tetap mengawal ketersedian bahan pangan bagi masyarakat dan akan menindak bagi yang menaikkan harga atau melakukan penimbunan bahan pangan serta berkoordinasi dengan pengusaha kecil dan. nenengah agar kegiatan perekonomian tidak terhenti.

"Jangan khawatir dan tetap jaga kesehatan bersama-sama kita bisa mencegah penyebaran virus Corona (Covid 19)," pesan Kapolda diakhir kegiatannya. (shaf/zie)

Sertijab Di Polres Madina Dimuat

By On April 02, 2020

Cendananet News-Kapolres Madina, AKBP Horas Tua Silalahi, SiK, MSi memimpin serah terima jabatan (Sertijab),
tiga pejabat utama jajaran Polres Madina, dilaksanakan diruangan kerja Kapolres Madina, Kamis siang, 2 April 2020,
"Sertijab tiga pejabat Polres Madina tersebut masing-masing, Waka Polres Madina, Kompol Hamonangan Hasibuan,SH kepada Kompol Elizama Zalukhu dan Kasat Lanras Polres Madina, AKP Herliandri, SH kepada AKP Septian Dwi Rianto, SH, SiK serta Kspolsek Muara Sipongi Kepada AKP Amir Husien Siregar kepada AKP Gunado Karyawan Manurung," pungkas orang pertama di jajaran Kepolisian Madina itu.

"Mutasi jabatan di jajaran Polri hal yang biasa dan penyegaran tugas kerja personil Polri akan terus kesinambungan, karena semus itu untuk kepentingan dinas kepolisian," sebut AKBP
Horas Tua Silalahi.

" Lalu dia berharap pejabat lama diucapkannya terima kasih dan selamat
melaksanakan tugas pengabdiannya tempat yang baru.

Jadikan pengalaman selama bertugas di jajaran Polres Madina sebagai bekal yang berharga di tempat tugas yang baru nantinya," sambungnya.

Kemudian AKBP Horas Tua Silalahi, mengakhiri acara itu mengatakan pejabat baru selamat datang dan segera menyesuaikan diri serta menguasai situasi dan kondisi yg berkembang dalam wilayah hukum Polres Madina.

lakukan langkah-langkah yang kongkrit untuk solusi yang terbaik, lalu kenali lingkungan dan bawahan agar dapat berkoordinasi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari dengan fungsi kepolisian pada Jajaran Polres Madinah, tuturnya.(shaf/zie).-

Gegara Masker,”2 Polwan Aniaya Wartawan Lagi Belanja di Supermarket”

By On Maret 30, 2020

Medan,Cendananet News-Sikap tak terpuji dua orang Polisi jajaran Polda Sumatera Utara kembali lagi mencoreng citra kepolisian di Kota Medan
Kali ini sikap arogansi personil kepolisian tesebut pun memakan seorang korban wartawan yang sedang berada di lokasi di sebuah berastagi supermarket di Jalan Gatot Subroto Medan , (28/3/2020) Siang
Tak ada asap tak ada api ,Dua orang perempuan yang mengaku sebagai anggota Polri tiba tiba engeluarkan arogansi nya dan mengamuk ngamuk ditengah masyarakat kota medan yang sedang berbelanja di Brastagi Supermarket .
Leo Depari salah seorang wartawan yang menjadi korban arogansi serta korban penganiayaan oknum Polwan tersebut mengatakan bahwa ,” saya pada saat itu sedang berbelanja kebutuhan hidup saya di swalayan berastagi di jalan Gatot Subroto Medan bersama adik saya.
Setelah selesai kami pun menuju ke kasir untuk melakukan pembayaran terhadap barang barang yang sudah kami masukan ke troli .
Masi Kata Leo , pada saat sedang mengantri di salah satu kasir , tiba tiba datang seorang datang dan wanita yang belakangan mengaku sebagai anggota Polri menanyakan masker dan mengurusi belanjaan kami :
Wanita : Mana maskermu Leo : Saya tidak ada masker buk. Wanita : Bapak beli jangan banyak alasan , kain banyak di luar , ya , tolong ya Leo : Uang nya dari mana buk Wanita : kamu kok bisa belanja , sekarang kamu saya Tanya kamu kok bisa belanja ?
Sambung Leo seketika itu saya sudah tidak menghiraukan lagi ucapan mereka karena saya sedang berada di kasir . dan tiba tiba suasana menjadi panas karena dua orang oknum tesebut mengaku ingin menangkap wartawan yang sedang berbelanja .
Saat itu saya merasa jiwa saya terancam dan saya langsung berteriak memanggil sercurity untuk mengamankan arogansi wanita tersebut , “ mana security gedung, saya kesitu belanja bukan untuk mencari keributan ,”pungkas Leo
Dan seorang wanita yang belakangan saya ketahui bertugas di Polsek Percut langsung menarik dan menumbuk kepala saya , saat saya itu tanpa saya sadar saya ditumbuk satu kali di kening saya , dia juga merusak jam tangan saya.
“ Ada apa kok polisi urusi belanjaan kami , kami bukan orang jahat, kami tidak ada melakukan hal yang melanggar hukum di tempat perbelanjaan tersebut, saya rasa ucapan wanita tersebut mengurusi saya kok bisa belanja sangat lah harus di koreksi ulang , kenapa dia mengucapkan kata kata seperti itu .
Soal masker ,Leo mengatakan bahwa ,” Saya tidak ada mendapatkan masker sudah saya cari kemana mana, lagian saya bukan orang yang sakit, kenapa saya harus saya pakai masker, apa orang yang tidak pakai masker ditangkap dianaiaya dan dirusah barang nya oleh Polisi .
“Kecuali tadi dia kasi saya masker, namun tidak saya pakai mungkin wajar lah dia negur saya dan itu pun bukan arogansi seperti itu ditengah umum berteriak teriak.
Saat itu suasana semakin tak terkendali karana di depan umum dia mengucapkan akan menangkap saya, saat itu saya menanyakan mana surat penangkapan nya dan ibu dari mana , namun dia tidak mau menjaskan siapa dia dan bertugas dimana .
“Dia pun mengaku sebagai anggota polisi , namun dia tidak menunjukan idenditasnya, mana lah kami tau orang itu polisi dan bukan, lagian kami ke situ belanja bukan untuk mengurusi apa pekerjaan orang lain, kami datang ke situ untuk berbelanja ,hak kami dong mau beli apa dan belanja apa dan tidak ada hak dia mengurusi kami mau beli apa dan belanja apa." Tegas Leo
Apa seperti itu Polisi yang di agungkan untuk melayani , melindungi dan mengayomi masyarakat. 
Saya ini wartawan kan masyarakat juga , saya warga Negara Indonesia , saya berhak belanja dimana saya yang saya suka untuk kebutuhan hidup saya dan tidak menjadi urusan dia saya belanja di Berastagi supermarket itu,” Ungkap Leo.
Karena situasi pada sat itu sudah menjadi kacau , saat itu juga saya hubungi ke Polsek Medan Baru dan personil langsung datang ke lokasi. 
Selanjutnya kami menuju ke Polsek Medan baru , sebelum ke polsek, dua wanita itu berteriak teriak di depan umum dan mengatakan"Jangan Kau Lari, Jangan Kau Lari ” hal tersebut sangat lah membuat kami malu seolah olah kami melakukan perbuatan yang tidak baik di lokasi tersebut sehingga mengundang perhatian orang banyak .
Setibanya kami di polsek medan baru , seorang wanita yang belakangan mengaku bertugas di Dit Krimsus Polda Sumut mengatakan, "Awas kau kalau kau Ke Polda , Mati Kau.
di Polda ungkapnya di halaman Mapolsek Medan baru di saksikan para wartawan yang berada di lokasi .
Hal tersebut langsung di lerai Wakapolsek Medan Baru yang saat itu berada di lokasi dan suasana pun reda .
Saat di konfirmasi via handphone mengenai kerusakan jam tangan milik wartawan kepada seorang wanita yang mengaku sebagai Polwan yang bertugas di Polsek Percut Sei Tuan, Oknum Polwan tersebut mengatakan ,” Antarkan jam itu ke Polsek Percut nanti saya perbaiki disana .
Kanit Reskrim Polsek Medan baru saat di konfirmasi mengatakan bahwa kedua belah pihak telah kita amankan ke Polsek Medan baru namun belum ada yang membuat laporan.(cnn/spi-red)

Wadan Korpaskhas Tinjau Satgas Pengamanan Rumah Sakit Darurat Penanganan ​COVID-19

By On Maret 30, 2020

Jakarta, Cendananet News-(27/3). Wakil Komandan Korpaskhas Marsma TNI Taspin Hasan meninjau langsung kegiatan prajurit Korpaskhas Satuan jajaran Wing I Paskkhas yang di BKO-kan ke Pangdam Jaya yang tergabung dalam Satgas Pengamanan Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19 di Wisma Atlit, Kebayoran, Jakarta Utara. Jumat (27/3).
Wadan Korpaskhas menekankan kepada seluruh prajurit Korpaskhas yang sedang melaksanakan penugasan Pam RS. Darurat Covid-19 untuk melaksanakan tugas pengamanan dengan penuh rasa tanggung jawab, sehingga membantu memudahkan tenaga medis menangani pasien atau masyarakat yang terjangkit Covid -19.
“Pahami betul Standard Operating Procedure (SOP) yang telah ada sehingga kita yang bertugas betul-betul aman, perhatikan keamanan personel dan materiil serta serta jaga kesehatan,“tambah Wadan Korpaskhas.
“Tanamkan di hati prajurit sekalian bahwa tugas merupakan suatu kehormatan sehingga timbul rasa ikhlas dalam melaksanakannya,” Tegas Wadan Korpaskhas.
Diakhir arahannya Wadan Korpaskhas berpesan jika ada kendala selama tugas disampaikan secara berjenjang, sehingga unsur pimpinan terkait dapat mengambil langkah yang tepat sebagai solusinya.
Kegiatan kunjungan Wakil Komandan Korpaskhas tersebut didampingi Asisten Operasi Korpaskhas Kolonel Pas Ahmad S.S. Qodri, dan Komandan Wing I Paskhas Kolonel Pas Visnu Hermawan, S.E., M.M. serta Komandan Batalyon Komando 467 Paskhas Letkol Pas Pratomo Sariadi Darwan, S.E.(cnn/paskhas.mil)

Sri Mulyani Terharu Jokowi Tetap Ikuti Rapat G20 Usai Makamkan Ibunda

By On Maret 28, 2020

JAKARTA, Cendananet News-Menteri Keuangan Sri Mulyani bangga sekaligus terharu karena Presiden Joko Widodo masih mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kelompok Negara 20 atau G20 meski dalam keadaan duka setelah sang Ibunda Sujiatmi Notomiharjo berpulang.

Hal tersebut disampaikan Sri Mulyani usai mendampingi Jokowi mengikuti KTT yang digelar secara virtual dari Istana Bogor, Kamis (26/3/2020).

"Walaupun Bapak Presiden sedang dalam suasana duka, kita semua betul-betul bangga dan terharu melihat beliau memiliki komitmen yang luar biasa untuk tetap berpartisipasi dalam G20 dan memimpin Indonesia bersama pemimpin-pemimpin dunia di dalam melawan penyebaran Covid-19," kata dia.

Dalam pidatonya, Presiden Jokowi mengajak para pemimpin negara G20 untuk bersama-sama memenangkan dua “peperangan” yaitu melawan Covid-19 dan melawan pelemahan ekonomi dunia.

Menurut Presiden, G20 harus memotori gerakan solidaritas dunia dalam penanganan Covid-19 dan mendorong agar pandemi ini jangan sampai menganggu kemitraan dan kerja sama yang sudah dibangun bertahun-tahun.

"Untuk itu, G20 harus aktif memimpin upaya menemukan anti-virus dan obat Covid-19, tentunya bersama WHO," ucap Presiden.
Presiden Jokowi juga mendorong negara anggota G20 untuk bekerja sama dan mensinkronkan kebijakan dan instrumen ekonomi untuk melawan keterpurukan sebagai dampak dari Covid-19.

"Kita harus mencegah resesi ekonomi global, melalui kebijakan fiskal dan moneter yang terkoordinasi, serta memperluas dan memperkuat jaring pengaman sosial terutama bagi UMKM," ujar Jokowi.

Adapun sebelum mengikuti KTT tersebut, Jokowi pada Kamis siang baru saja mengikuti proses pemakaman almarhum ibundanya Sujiatmo di Solo. 

Sujiatmi meninggal sehari sebelumnya karena penyakit kanker yang sudah diidap selama empat tahun terakhir.

Jokowi sempat turun ke liang lahat untuk mengantarkan ibundanya pulang ke tempat peristirahatan terakhir.

Setelah prosesi pemakaman selesai, Presiden langsung terbang kembali ke Jakarta untuk menuju Istana Bogor mengikuti KTT virtual itu.(cnn/kp-ihs)

Pengamat : Pandemik Corona Bisa Mengancam  Lapas Lebih Kapasitas

By On Maret 27, 2020

Cendananet News-Wabah virus Corona dapat mengancam narapidana (napi) khususnya lembaga pemasyarakatan (lapas) yang melebihi kapasitas, papar Rahadiansyah, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis, 26 Maret 2020.

"Pendapatnya, insttuksi terkait sosial distance sama sekali tidak bisa berjalan di lapas maupun di Rutan, " tambahnya.

Menurutnya, Lapas salah satu zona merah penyebaran virus Corona atau Covid 19, karena tingginya resiko penularan pandemi. Apalagi seluruh Lapas di Indonesia sudah mengalami kelebihan kapasitas, paparnya.

Seperti dicontohkan Trubus, pada Rutan Cipinang seharusnya dihuni 1.000 orang, saat ini penghuninya sudah mencapai 4.000 orang. Akibatnya, instruksi pemerintah untuk tidak membuat kerumunan tidak bisa dilakukan, katanya.

Ia meminta legislatif segera mengesahkan Rancanganl Undang- Undang (RUU) pemasyarakatan menjadi Undang-Undang (UU).

"Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dapat bergerak cepat dengan mengesahkan UU pemasyarakatan, jika tidak, maka ancaman mewabahnya Covid 19 bukan tidak mungkin akan menyasar ke dalam lapas," sebutnya.

Masalah RUU Pemasyarakatan itu, sambung Rahadiansyah, sudah sangat mendesak.

Masalahnya bukan hanya kelebihan kapasitas, namun soal lain, seperti Sumber Daya Manusia (SDM) yang profesional.

Dengan disahkannya Undang-Undang tersebut, maka akan berpengaruh terhadap pencegahan pandemik Corona atau Covid 19.

Selain pengesahan RUU juga akan menjadi entry point untuk pembenahan lapas, untuk payung hukum, perangkat teknologi.

Apalagi saat masalah teknologi belum diperbarui dan sistem informasi juga perlu untuk diperbarui.(shaf/gmn/ra).

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *