HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Nasional

Kesehatan

KRIMINAL

3/INFO%20KRIMINAL/post-grid

NASIONAL

4/INFO%20NASIONAL/small-col-right

POLITIK & HUKUM

1/INFO%20POLITIK%20%26%20HUKUM/big-col-left

Pendidikan

Olahraga

Kriminal

Header Ads

Comments

Comments

DAERAH

3/INFO%20DAERAH/big-col-right

Pages

EKONOMI

3/INFO%20EKONOMI/big-col-left

BERITA POPULER

KAPOLDASU SAKSIKAN PEMUSNAHAN BARANG HARAM NARKOTIKA

cendananetnews.co.id, Medan- Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw turut memusnahkan barang bukti Narkotika, didampingi Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Hendrik Marpaung di halaman Mapolda Sumut, Jumat kemarin siang.

Pemusnahan barang haram itu, hasil sitaan dari sejumlah kasus langsung ditangani Ditresnarkoba Polda Sumut dan jajarannya, Polrestabes Medan, Polres Deli Serdang dan Polres Sergai.
Polda Sumut mengungkap sejumlah kasus Narkotika dalam waktu lima bulan, dengan meringkus sejumlah Bandar, Pengedar dan Pemakai yang berjumlah besar berupa 33 kilogram sabu, 317 kilogram ganja dan 687 butir pil ekstasi, keseluruhan kasus terungkap dari 53 laporan dengan 86 tersangka priode Juni hingga Oktober 2017.

Kemudian barang bukti dihancurkan, seperti sabu dan pil ekstasi dilarutkan dalam air mendidih lalu, di blender diakhiri dibuang dalam lubang tanah yang sudahdipersiapkan. Sedangkan ganja dengan cara dibakar di dalam tong.

Diterangkan Kapolda. ada, 86 tersangka bandar, pengedar maupun pemakai diamankan berikut barang bukti itu masih beruntung, karena masih diberi kesempatan hidup hanya menjalani hukuman saja. 

"Anda masih bisa berbahagia, sambung Paulus, karena masih berada disini. Perintahnya, para pengedar dihentikan ditempat. Sehingga anda masih diberi kesempatan untuk hidup berkumpul sama keluarga, berarti hanya menjalani hukuman dan berusaha berbuat baik," ujar Kapolda Sumut.
Paulus Waterpauw juga berpesan kepada para pengedar yang masih berkeliaran mengedarkan narkotika, pihak kepolisian tidak akan segan-seganmenembak mati, apa bila terbukti terlibat mengedar narkotika.

Dalam kesempatan itu juga, Kapolda pinta kepada jaringan lain segera stop, kalau tidak nanti dihentikan ditempat. Memang anda mungkin bisa mendapatkan keuntungan dari hasil penjualan, tapi kalian semua tidak menyadari masa depan generasi penerus bangsa hancur disebabkan perbuatan kalian," tuding Waterpauw kepada para tersangka.

Kemudian orang pertama Polda Sumut dengan menyandang dua bintang itu menegaskan, para tersangka yang terlibat dijerat dengan UU RI No.35 Tahun 2009, tentang tindak pidana Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup atau hukuman mati.(Shafwan-Sahar).

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *