HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Nasional

Kesehatan

KRIMINAL

3/INFO%20KRIMINAL/post-grid

NASIONAL

4/INFO%20NASIONAL/small-col-right

POLITIK & HUKUM

1/INFO%20POLITIK%20%26%20HUKUM/big-col-left

Pendidikan

Olahraga

Kriminal

Header Ads

Comments

Comments

DAERAH

3/INFO%20DAERAH/big-col-right

Pages

EKONOMI

3/INFO%20EKONOMI/big-col-left

BERITA POPULER

Menteri Susi dukung rencana Aceh beli pesawat

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti
Meulaboh, Aceh (CENDANA NET NEWS) - Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, mendukung rencana Pemerintah Provinsi Aceh membeli enam unit pesawat udara dan menilainya sangat bagus serta efektif untuk pengawasan wilayah laut dari pencurian ikan.

"Ide yang bagus, karena pesawat itu jangkauanya lebih jauh dan lebih mudah operasionalnya dari pada kapal patroli laut. Tapi ya itu tadi, kalau pengelolaannya jadi tidak profesional akhirnya menjadi beban kepada negara," kata Menteri Susi di Meulaboh, Senin.
Pernyataan itu disampaikan usai menjadi pemateri pada kuliah umum yang diselenggarakan Universitas Teuku Umar (UTU), Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, dalam rangkaian acara Simposium Nasional dan Expo Kelautan dan Perikanan 2017.

Rencana pembelian pesawat udara tersebut sempat diungkapkan oleh Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, yang berencana memanfaatkan enam unit pesawat udara berkapasitas kecil seharga Rp12 miliar untuk menjaga kedaulatan laut Aceh yang rentan dari pencurian ikan.
Susi menilai penggunaan pesawat udara sebagai langkah maju dan peningkatan efisiensi dalam hal pengawasan dibandingkan kapal patroli laut, sebab kecepatan maksimum kapal patroli laut hanya mencapai 25 km/jam sedangkan pesawat udara mampu hingga 150-300 km/jam.

"Saya pikir, bukan persoalan tepat atau belum tepat, tergantung urgensinya, kalau urgent dilaksanakan saja, tapi itu tadi harus transparan dan good governance, untuk program utamakan itu untuk menjalankannya," sebut Menteri Susi yang berpakaian adat Aceh itu.

Lebih lanjut dikatakan, terhadap pembangunan sektor kemaritiman di Provinsi Aceh yang sedang dilakukan yakni pembangunan poster presentation on radar, di Sabang, karena Kota Sabang merupakan salah satu titik paling luar Indonesia.

Susi Pudjiastuti menyampaikan, setelah pembangunan di Sabang tuntas, maka tidak menutup kemungkinan akan di bangun pendukung di wilayah Meulaboh, barat selatan Aceh, termasuk pembangunan TPI, kastorit (cold storage) pada tahun selajutnya.

Pengawasan pencurian ikan akan terus ditingkatkan, saat ini di Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) sudah ada satelit dan hampir setiap daerah sudah terbentuk Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), termasuk di Aceh.

"Seperti di Aceh Selatan sudah disampaikan tadi oleh Kadis DKP, sudah ada kantor, tapi belum fungsi, nanti kita fungsikan. Nanti kita bikin monitoring kita bantu, bahkan ada poster radar di Sabang untuk Aceh," katanya menambahkan.(ant)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *