HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Nasional

Kesehatan

KRIMINAL

3/INFO%20KRIMINAL/post-grid

NASIONAL

4/INFO%20NASIONAL/small-col-right

POLITIK & HUKUM

1/INFO%20POLITIK%20%26%20HUKUM/big-col-left

Pendidikan

Olahraga

Kriminal

Header Ads

Comments

Comments

DAERAH

3/INFO%20DAERAH/big-col-right

Pages

EKONOMI

3/INFO%20EKONOMI/big-col-left

BERITA POPULER

REKONTRUKSI PEMBUNUHAN M. ALFI HANYA DILAKUKAN DIHALAMAN POLSEK BUKAN DI TKP

cendananetnews.co.id, Medan- Tersangka Ipan,yudi,Handiko pembunuhan M.Alfi kepada penyidik Bripka Edi Anggra tentang lokasi pembantaian pembunuhan konon "direkasa". Ironisnya Bripka Edi Anggara menerima keterangan tiga tersangka tersebut tidak "profesional", Bripka edi anggara berkata saya merasa sudah melakukan pekerja semaksimal mungkin". Tegas Bripka edi anggara Bahkan mirisnya keterangan Anas pemilik Doorsemer dan sukardi pemilik gerosir yang bersebelahan dengan doorsemer diabaikan. Rekontruksi  pembunuhan digelar dihalaman polsek beringin tidak di TKP(doorsemer) sesuai di BAP. Jelas mengkangkangi perkap No 14 tahun 2012 tentang manajemen penyidikan polisi pasal 12.

Menurut hasil observasi (pengamatan) dan penilitian serta analisis yang di dapat tim Investigasi dari pihak keluarga M. Alfi. Penganiayaan hingga menimbulkan pembunuhan dengan motif mengadaikan sepeda motor sonic merek Honda tidak sesuai dengan fakta keterang Bripka edi anggara. Diduga lokasi pembantaian pembunuhan dirumah M.Yusha alias bendot di dusun IX desa pematang johar "dalang pembunuhan" M.Alfi. Diduga rumah tempat penganiayaan pembunuhan M.Alfi sudah di kosongkan, 4 tersangka lagi bernama M.yusha,Nanda,Albet,Rian tidak dimasukan ke berkas pemeriksaan penyidik polsek beringin 4 tersangka sudah menghilang itu kebodohan penyidik Bripka edi anggara. Dalam konteks ini hukum dan keadilan di NKRI,M.yusup selaku orang tua dan seluruh keluarga korban M.Alfi melalui media online selectanews memohon kepada Irjen pol paulus Waterpauw menindak lanjuti kasus kematian M.Alfi yang di "rekayasa".(Awalluddin)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *