HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Nasional

Kesehatan

KRIMINAL

3/INFO%20KRIMINAL/post-grid

NASIONAL

4/INFO%20NASIONAL/small-col-right

POLITIK & HUKUM

1/INFO%20POLITIK%20%26%20HUKUM/big-col-left

Pendidikan

Olahraga

Kriminal

Header Ads

Comments

Comments

DAERAH

3/INFO%20DAERAH/big-col-right

Pages

EKONOMI

3/INFO%20EKONOMI/big-col-left

BERITA POPULER

KPU SUMUT SEBUT 1.774.867 PENDUDUK BELUM REKAM E-KTP

cendananetnews.co.id, Medan-  Hingga saat ini jumlah penduduk Sumatera Utara yang belum melakukan rekam KTP Elektronik (KTP-E) masih sangat tinggi. Dari total 10.335.695 jiwa penduduk yang wajib memiliki KTP, namun baru 8.580.828 (82,86%) penduduk yang sudah melakukan perekaman KTP-E tersebut.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Seksi Fasilitasi Sarana dan Prasarana PIAK dan Bina ADB, Dinas Kependudukan Provinsi Sumatera Utara Sunggul Tampubolon dalam Rapat Koordiasi Pemutakhiran Data Pemilih pada Pemilihan Tahun 2018 se Sumatera Utara yang digelar oleh KPU Sumut di Hotel Polonia. "Jumlah penduduk yang belum melakukan perekaman sebanyak 1.774.867 (17,14%)," katanya, Jumat (17/11).

Sunggul menjelaskan, sebaran penduduk yang belum melakukan perekaman KTP-E tersebut berada pada seluruh daerah di Sumatera Utara. Hanya saja ia tidak memberikan data secara detail mengenai data pada masing-masing daerah. "Itu data internal kami saja, namun gambaran umumnya seperti yang disebut diatas," ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPU Sumatera Utara Mulia Banurea mengatakan masing-masing KPU pada kabupaten/kota se Sumatera Utara agar berkoordinasi dengan jajaran Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil pada daerah mereka mengenai persoalan data kependudukan. 

Hal ini menurutnya penting karena data kependudukan ini menjadi salah satu acuan bagi mereka dalam menyusun kebijakan terkait kepemiluan. "Koordinasi ini kita harapkan dapat mencegah munculnya masalah terkait data kepemiluan," pungkasnya.

Rapat Koordinasi antara Jajaran KPU Sumut dengan Dinas Kependudukan Provinsi Sumatera Utara hari ini dihadiri oleh jajaran komisioner dari KPU kabupaten/kota se Sumatera Utara. Rakor ini sendiri dibuka oleh Komisioner KPU RI Viryan.

Ketua KPU Sumatera Utara, Mulia Banurea mengatakan 1.774.867 jiwa penduduk yang belum melakukan perekaman KTP Elektronik atau KTP-E dapat menjadi masalah pada pemilu. "Kenapa bisa jadi persoalan? Karena data kependudukan ini berkaitan erat dengan berbagai proses yang dilakukan oleh jajaran KPU dalam agenda kepemiluan," katanya.

Mulia Banurea menjabarkan proses kepemiluan yang berkaitan langsung dengan persoalan data kependudukan tersebut yakni proses pendaftaran partai politik peserta pemilu, penataan daerah pemilihan dan alokasi kursi, dukungan calon perseorangan, penyusunan daftar pemilih hingga pada sengketa hasil pemilih. "Seluruhnya itu didasarkan pada angka-angka yang sumbernya diperoleh dari data penduduk," ujarnya.

KPU Sumut berharap dengan adanya rapat koordinasi hari ini, jajaran KPU kabupaten/kota se Sumatera Utara dapat berkoordinasi dengan dinas kependudukan dan catatan sipil pada daerah masing-masing. Hal ini untuk mensukseskan pelaksanaan pemilu 2018 dan pemilu 2019 mendatang. "Usai rakor ini kami perintahkan agar KPU Kabupaten/Kota langsung berkoordinasi dengan Disdukcapil setempat," pungkasnya.(jul)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *