HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Nasional

Kesehatan

KRIMINAL

3/INFO%20KRIMINAL/post-grid

NASIONAL

4/INFO%20NASIONAL/small-col-right

POLITIK & HUKUM

1/INFO%20POLITIK%20%26%20HUKUM/big-col-left

Pendidikan

Olahraga

Kriminal

Header Ads

Comments

Comments

DAERAH

3/INFO%20DAERAH/big-col-right

Pages

EKONOMI

3/INFO%20EKONOMI/big-col-left

BERITA POPULER

Kapolri Akan Dipanggil Kepala Negara Soal Kasus Novel

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian akan dipanggil Kepala Negara, Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal perkembangan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Bawesdan, Selasa 11 April 2017 lalu. 

Kepala Negara Presiden Jokowi dalam hal ini ingin penjelasan dari lanjutan penyidikan dan laporan Kapolri, " nanti akan saya undang dan panggil Kapolri Prosesnya sudah sampai sejauhmana. Karena masalahnya harus gamblang dan terbuka," kata Jokowi, seusai peresmian tol Bacakayu di Bekasi Jawa Barat, Jumat semalam.
   
cendananetnews.co.id, Jakarta- Penyiraman air keras terhadap Novel kasusnya segera dituntaskan sehingga ditemukan pelakunya. Sebab, kasusnya sudah tujuh bulan lamanya, sejak penyidik diteror orang tak jelas hingga sampai kini kasusnya masih menguap.
  
"Sementara pihak Kepolisian saat ini belum ada titik terang atau mengarah siapa pelakunya akan ditangkap, masalah kasusnya harus tuntas pengusutan penyerangan Novel," ujarnya. Sejumlah mantan pimpinan KPK seperti, BambangWidjoyanto, Abraham Samad, Busyro Muqoddas dan Mohammad Yasin yang sebelumnya, menyambangi kantor KPK, Selasa lalu (Akhir Oktober 2017).
    
Kedatangan mantan pimpinan KPK tersebut diikuti sejumlah aktivis anti korupsi untuk memberi dukungan kepada pimpinan KPK saat ini untuk membentuk tim Pencari Fakta kepada Presiden Jokowi terkait kasus penyiraman Novel masih ngambang tidak tuntas. Abraham Samad pada kesempatan yang sama menegaskan, kasus penyerangan air keras kepada Novel, bila tidak dituntaskan akan mengganggu keberadaan KPK dan berpengaruh terhadap kerja KPK dalam melakukan pemberantasan korupsi. Menurut Abraham belakangani ini banyak serangan dialamatkan kepada Lembaga.antirasuah tersebut.
   
Kasus teror terhadap penyidik Novel Bawesdan, Selasa 11 April lalu saat itu Novel disiram air keras seusai Sholat Subuh di Masjid dekat rumahnya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. (Iwan-Martin L).-

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *