HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Nasional

Kesehatan

KRIMINAL

3/INFO%20KRIMINAL/post-grid

NASIONAL

4/INFO%20NASIONAL/small-col-right

POLITIK & HUKUM

1/INFO%20POLITIK%20%26%20HUKUM/big-col-left

Pendidikan

Olahraga

Kriminal

Header Ads

Comments

Comments

DAERAH

3/INFO%20DAERAH/big-col-right

Pages

EKONOMI

3/INFO%20EKONOMI/big-col-left

BERITA POPULER

PENGUNGKAPAN NARKOTIKA JARINGAN INTERNASIONAL JALUR MALAYSIA – ACEH – MEDAN OLEH BNN PUSAT, POLRESTABES DAN POLRES LANGKAT


cendananetnews.co.id, Medan- Pada hari Selasa tanggal 27 Februari 2018 pukul 14.00 Wib bertempat di Rumah Sakit Bhayangkara TK-II Polda Sumut dilaksanakan press release tentang Pengungkapan Narkotika jaringan internasional jalur Malaysia – Aceh – Medan oleh BNN Pusat, Polrestabes dan Polres Langkat. Press release diambil langsung oleh Dir Psikotropika BNN Pusat Brigjen Pol Drs. Anjan Pramuka, BNP Sumut Brigjen Pol Marasuli Siregar, Dir Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Hendri Marpaung, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr.Dadang Hartanto, Ka Rumkit Polda Sumut Kombes Pol dr. A. Nyoman Eddy Purnama Wirawan,  DFM,  SP. F, Kapolres Langkat dan Labfor Cabang Medan. Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bekerjasama dengan Jabatan Siasatan Jenayah Narkotik Polis Diraja Malaysia (JSJN – PDRM ) mengggagalkan penyelundupan narkotika jenis shabu sebanyak 15,53 Kg dan 79.905 butir pil ekstasi milik jaringan sindikat narkotika Malaysia – Aceh – Medan di Medan Sumatera Utara.
 
Pengungkapan kasus ini berawal dari adanya informasi JSJN – PDRM yang menyatakan bahwa adanya pengiriman narkotika jenis sabu dan ekstasi dari Malaysia ke Indonesia melalui jalur laut. Menanggapi informasi tersebut BNN kemudian membentuk Satuan Tugas Operasi (Satgas Ops) gabungan bersama dengan BNN Provinsi Sumatera Utara, Polda Sumut, Polrestabes Medan dan Polres Langkat. Dari penyelidikan yang dilakukan oleh Satgas Ops akhirnya pada Minggu tanggal 25 Februari 2018 sekitar pukul 12.25 Wib petugas berhasil mengamankan 4 pria masing-masing bernama AR als Amir (23), AM (26), ZU (35) dan BS als Marpaung (34) para tersangka yang diamankan oleh petugas ditempat yang berbeda dimana tersangka AR (warga Aceh) diamankan dihalaman hotel yang ada dikawasan Gatot Subroto Medan pada pukul 12.45 Wib dengan barang bukti 14.552, 4 gram dan 70.905 butir pil ekstasi. Setelah itu petugas melakukan penggeledahan di rumah AR dikawasan Perumahan Taman Impian Indah Sakti Luhur Medan dan menemukan barang bukti berupa 501 gram sabu. Pada pukul 14.00 Wib petugas kembali mengamankan tersangka BS dan ZU yang merupakan warga Aceh diwilayah Pondok Kelapa Medan, tersangka AM merupakan koordinator lapangan dari jaringan sindikat ini diamankan diwilayah Gebang Langkat Sumatera Utara terpaksa dilumpuhkan petugas dengan tembakan tegas dan terukur dan meninggal dunia karena pada saat dilakukan pengembangan didaerah Tamiang perbatasan Aceh Sumatera Utara tersangka AM berusaha melawan petugas dan berusaha melarikan diri.  

Barang Bukti , 15,53 Kg sabu, 79,905 butir pil ekstasi, 1 unit mobil Avanza warna putih

Pasal yang dilanggar ,Pasal 114  Ayat (2) Subs. Pasal 112 Ayat (2) Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman  Pidana penjara paling singkat 6 (enam tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun atau pidana mati, pidana seumur hidup dan pidana denda paling sedikit Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp 10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah).(end)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *