HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Nasional

Kesehatan

KRIMINAL

3/INFO%20KRIMINAL/post-grid

NASIONAL

4/INFO%20NASIONAL/small-col-right

POLITIK & HUKUM

1/INFO%20POLITIK%20%26%20HUKUM/big-col-left

Pendidikan

Olahraga

Kriminal

Header Ads

Comments

Comments

DAERAH

3/INFO%20DAERAH/big-col-right

Pages

EKONOMI

3/INFO%20EKONOMI/big-col-left

BERITA POPULER

ALAT BERAT MELADAK TIGA OPRATOR CRANE PELINDO I LUKA- LUKA

Cendananetnews.co. id, Belawan- Pasca 3 orang operator Terminal Peti Kemas Domestik Belawan (TPKDB) mengalami luka - luka dan patah tulang dikarenakan alat berat bongkar muat (Liebheer Crane) yang digunakan terbakar di Dermaga TPKDB pada Jumat, (06/04/2018) sekitar pukul 09.00 Wib menimbulkan pertanyaan besar dikalangan pengamat Pelabuhan.

Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting sistem listrik pada kendaraan bongkar muat dan menyambar bahan bakar sehingga menimbulkan api yang lebih besar.

Pekerja di Dermaga TPKDB berusaha memadamkan api dengan menggunakan 3 (tiga) unit tabung Racun Api berukuran besar, 3 (tiga) unit Mobil Pemadam Kebakaran dari PT Pelindo I dan semprotan air dari KM Tanto yang sedang dilayani.

Ketiga korban bertugas sebagai operator kendaraan bongkar muat peti kemas antara lain, Zulpandi Tungga Wijaya (30) warga Lorong Sentosa Kel Belawan I, Tomi (32) Blok 18 Lingkungan 14 Kel Presiden Sicanang dan Muhamad Indra serta ketiganya masih dirawat di RS Pelindo Husada Care (PHC).

Humas Terminal Peti Kemas Domestik Belawan (TPKDB), Subhan saat dikonfirmasi pada Sabtu (07/04/2018) mengatakan, mengakui peristiwa kebakaran yang terjadi di Dermaga TPKDB dan penyebabnya korsleting listrik pada alat berat (Liebheer Crane).

"Saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian, namun atas peristiwa tersebut tidak terjadi kendala dan proses bongkar muat tetap berjalan lancar," jelas Subahan.

Ketua Karang Taruna Kec Medan Belawan, A Rahman ketika diwawancara awak Media menyikapi seringnya terjadi kebakaran crane di PT Pelindo I pada Minggu, (08/04/2018) mengatakan, "PT Pelindo I salah satu instansi BUMN yang tidak memikirkan Keselamatan Pekerja dan tidak memiliki Anggaran Perawatan".

Ketua AMPI Rayon Medan Belawan, Alek Simamora menjelaskan, "Sudah sering kita melihat dan mendengar kejadian demi kejadian di PT

Pelindo I bahkan sampai ada korban jiwa namun satu pun tidak terungkap, pada hal masalahnya sudah sampai ke mana - mana akan tetapi tak satupun kasusnya yang terungkap dan diminta kepada pihak pegak hukum agar kasus demi kasus yang terjadi di PT Pelindo I dapat terungkap".

Selanjutnya, "Kemajuan PT Pelindo I tidak berpengaruh dengan masyarakat khususnya Belawan karena perubahan tersebut justru menambah permasalahan bagi masyarakat khusus Belawan salah satunya penggusuran dan hak kepemilikan tanah", ucap Bung Alek. (End)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *