HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Nasional

Kesehatan

KRIMINAL

3/INFO%20KRIMINAL/post-grid

NASIONAL

4/INFO%20NASIONAL/small-col-right

POLITIK & HUKUM

1/INFO%20POLITIK%20%26%20HUKUM/big-col-left

Pendidikan

Olahraga

Kriminal

Header Ads

Comments

Comments

DAERAH

3/INFO%20DAERAH/big-col-right

Pages

EKONOMI

3/INFO%20EKONOMI/big-col-left

BERITA POPULER

PETUGAS SAMSAT GELAR PEMUTIHAN DENDA PAJAK KENDARAAN BERMOTOR

Cendananetnews.co.id, Medan- Saat petugas Samsat menggelar pemutihan atau pengampunan denda pajak kenderaan bermotor dan Bea Balik Nama (PKB, BBN-KB) terlihat masyarakat wajib pajak (wp) berduyun-duyun datang ke Kantor Bersama Samsat Medan Utara (Medut) Jalan Putri Hijau Medan, dan Samsat Medan Selatan (Medsel) Jalan SM.Raja Medan.

Pada kesempatan itu,  Wajib pajak tidak menyia-nyiakan hari dan waktu dalam mengurus pajak kenderaannya guna menghindari denda pajak.

Disisi lain pula tidak luput sasaran beberapa awak kuli tinta ikut mengurus pajak sepeda moror dan. Mobil sebagai kuasa keluarga. Dengan demikian, Ada pula oknum awak kuli tinta yang lain ikut memanfaatkan situasi tersebut dengan dalih kuasa keluarga. Padahal diperolehnya dari tangan sang calo yang setiap hari gentayangan disana.

Sementara komentar salah seorang petugas Samsat Medut  mengharapkan, agar awak kuli tinta supaya lebih tertib dengan di data dan jangan semberono sehingga petugas Samsat melayani wajib pajak kewalahan dan bingung dalam mengamati mana yang benaran kuli tinta sebagai pengurusan kuasa keluarga, sebut seorang petugas yang enggan menyebut jati dirinya.

Hal itu pula direspont seorang pemimpin media cetak " PR " senin 30/4 saat ditemui dalam pengurusan pajak kenderaannya di kantor Samsat Medut mengatakan awak kuli tinta dalam pengurusan pajak kenderaan yang dikuasakan jangan sekali-kali menggunakan kartu pers atau predikat wartawan.

Sebab itu, sudah melanggar kode etik, Tegasnya, sembari dijelasnya kalau ada urusan pajak kenderaan sebagai kuasa keluarga cukup berkoordinasi saja sama petugas Samsat. Hal itu sudah pasti dibantunya dan tidak keberatan sama mereka, sebutnya sembari menuturkan, petugas dalam memberikan pelayanan kepada
masyarakat tetap yang lebih baik. Lagi pula petugas jangan suka menyalahi orang lain. Namun berkacalah pada tanggung jawab pribadi masing-masing. Karena itu merupakan tugas pokok dan fungsinya dalam memberikan pelayanan publik.(Endang-Shafwan).

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *