HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Nasional

Kesehatan

KRIMINAL

3/INFO%20KRIMINAL/post-grid

NASIONAL

4/INFO%20NASIONAL/small-col-right

POLITIK & HUKUM

1/INFO%20POLITIK%20%26%20HUKUM/big-col-left

Pendidikan

Olahraga

Kriminal

Header Ads

Comments

Comments

DAERAH

3/INFO%20DAERAH/big-col-right

Pages

EKONOMI

3/INFO%20EKONOMI/big-col-left

BERITA POPULER

kapolri:Indonesia Bukan Wilayah Untuk Berjihad


Cendana net news.-Dalam sambutannya di acara seminar 




internasional bertajuk Counter-Terrorism: Contemporary Strategies and Future Architecture, berlangsung pada Kamis (27/9) di Universitas Bhayangkara, Bekasi, Jawa Barat, Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian menegaskan Indonesia bukanlah wilayah yang dibenarkan untuk melakukan jihad.
Tito mengatakan klaim kaum teroris yang menyatakan wilayah Indonesia yang sah dijadikan untuk medan jihad tidak dapat diterima.
"Indonesia bukan wilayah yang sah untuk dijadikan tempat untuk berjihad. Kenapa? Karena Indonesia sudah dipimpin oleh orang-orang Islam dan mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim," tandas Tito.

Tito menambahkan bahwa kajian tentang terorisme menunjukkan alasan kelompok itu memilih beroperasi di Indonesia, karena tidak ada penerapan syaraiat Islam di Indonesia. Juga karena pemerintah yang berkuasa menjalin kerjasama dengan negara-negara Barat atau kafir.
Lebih lanjut Tito menjelaskan terorisme akan selalu menjadi ancaman bagi Indonesia selama konflik bersenjata di Timur Tengah dan Afghanistan masih terus berlangsung. Sebab, terorisme yang ada selama ini merupakan terorisme yang memanipulasi ajaran agama.
Tito membagi dua kelompok terorisme Indonesia yang berafiliasi dengan terorisme luar negeri yaituJamaah Islamiyah (JI) yang berafiliasi dengan Al-Qaedah dan Jamaah Ansharud Daulah (JAD) yang berafiliasi dengan ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah).
Tito menekankan ISIS lebih berbahaya ketimbang Al-Qaida karena ISIS ingin mendirikan khilafah atau pemerintahan Islam di seluruh dunia. ISIS menganggap siapa saja, termasuk muslim yang tidak sepaham dengan mereka, sebagai musuh yang halal darahnya.(red) 

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *