HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Nasional

Kesehatan

KRIMINAL

3/INFO%20KRIMINAL/post-grid

NASIONAL

4/INFO%20NASIONAL/small-col-right

POLITIK & HUKUM

1/INFO%20POLITIK%20%26%20HUKUM/big-col-left

Pendidikan

Olahraga

Kriminal

Header Ads

Comments

Comments

DAERAH

3/INFO%20DAERAH/big-col-right

Pages

EKONOMI

3/INFO%20EKONOMI/big-col-left

BERITA POPULER

Spanduk 2019 Kita Tetao Bersaudara Ramaikan Kota Medan

Cendana net news.-Puluhan spanduk bertuliskan 2019KitaTetapBersaudara dengan simbol Garuda Pancasila tampak mewarnai beberapa sudut Kota Medan sejak Minggu (2/9/2018), termasuk sekitar lapangan merdeka Medan jalan Pulau Pinang.

Dari pantauan wartawan pada Minggu pagi, spanduk 2019 KitaTetapBersaudara terpasang di sejumlah titik seperti Kantor Gubernur Sumut, Kantor Walikota Medan, fly over Jamin Ginting, Lapangan Merdeka serta lokasi-lokasi pusat keramaian masyarakat.

Keberadaan spanduk langsung menghiasi media sosial dan mendapat respon positif.
Akun facebook DR. Hasrat Samosir, Dosen UIN mengungkap kemunculan spanduk 2019 KitaTetapBersaudara dinilai inspiratif dan menyejukkan.

Lebih lanjut Hasrat Samosir menuliskan bahwa hal-hal seperti 2019 KitaTetapBersaudara perlu diperluas guna menjaga ukhuwah dan persatuan bangsa, jauhi adu domba dan provokasi. Mari kita perkuat persamaan dan persatuan.

Sementara itu, di lapangan Merdeka Kota Medan muncul reaksi menolak aksi 2019GantiPresiden pada kegiatan Car Free Day. Pada spanduk penolakan tersebut diingatkan bahwa Car Free Day bukan tempat kampanye, warga butuh refreshing dan olahraga.

Menyikapi polemik 2019 GantiPresiden, Sekretaris MUI Sumut Ardiansyah menyatakan semua pihak agar saling menghargai. "Bayangkan kalau Pak Jokowi itu orang tua kandung kita sendiri, kemudian dibegitukan, kan rasanya kurang pas begitu" ujar Ardiansyah.

Lebih lanjut pihaknya meminta agar Car Free Day di Lapangan Merdeka Kota Medan menjadi tempat berolahraga. Jangan dicederai dengan kegiatan-kegiatan yang mencedarai sportivitas.

"Biarlah fasilitas umum menjadi tempat kebersamaan, untuk persatuan, untuk kedamaian dan kita bisa saling menikmati. Jadi rumah ibadah dan tempat publik biar kebersamaan yang tercipta," ujar Sekretaris MUI Sumut, Minggu siang.

Pada akhir wawancara, Ardiansyah mendukung seruan mejaga persaudaraan. Seperti yang ditunjukkan para pemimpin, antara Presiden Jokowi dan Bapak Prabowo yang saling berpelukan.(cnn/red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *