HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Nasional

Kesehatan

KRIMINAL

3/INFO%20KRIMINAL/post-grid

NASIONAL

4/INFO%20NASIONAL/small-col-right

POLITIK & HUKUM

1/INFO%20POLITIK%20%26%20HUKUM/big-col-left

Pendidikan

Olahraga

Kriminal

Header Ads

Comments

Comments

DAERAH

3/INFO%20DAERAH/big-col-right

Pages

EKONOMI

3/INFO%20EKONOMI/big-col-left

BERITA POPULER

Komentar Edy Rahmayadi Dianggap Konyol Oleh Media Asing

Cendana net news.-Direktur Komunikasi dan Informasi Tim Kampanye Nasional Jokowi - Ma'ruf Amin, Dwi Badarmanto, mengatakan pernyataan Presiden Joko Widodo yang ingin menabok para penyebar hoaks bahwa dirinya simpatisan Partai Komunis Indonesia (PKI) adalah hal wajar.
Sebab, kata dia, sudah empat tahun Jokowi menahan sabar akan isu tersebut. "Itu saking geramnya Pak Jokowi, dia sudah bersabar selama 4 tahun," kata Dwi Badarmanto saat dihubungi Tempo pada Jumat, 23 November 2018.
Dia pun tak khawatir jika pernyataan Jokowi tersebut nantinya 'digoreng' oleh kubu Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. "Biar saja, nanti kalau digoreng, ya kami makan. Pak Jokowi sudah cukup sabar selama ini," kata Marsekal purnawirawan TNI ini.
Sebelumnya, Jokowi mengungkapkan ada 6 persen masyarakat atau 9 juta orang Indonesia yang percaya bahwa Jokowi adalah simpatisan PKI. "Ini yang kadang-kadang, haduh, mau saya tabok, orangnya di mana, saya cari betul". 
Begitu pernyataan Jokowi saat membagikan sertifikat tanah di Lampung Tengah, Lampung, Jumat, 23 November 2018.
Belakangan, Jokowi memang kerap membantah isu-isu PKI, dalam berbagai forum publik. Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Shadzily menjelaskan hal tersebut dilakukan Jokowi karena masih banyak masyarakat yang percaya bahwa Jokowi dekat dengan Partai Komunis Indonesia (PKI), terutama di Jawa Barat.
"Data internal kami, 6 persen masyarakat masih percaya Pak Jokowi itu PKI. 
Itu yang harus dibantah Pak Jokowi di berbagai forum dan pertemuan," ujar Ace Hasan saat ditemui Tempo di bilangan Menteng, Jakarta pada Senin, 12 November 2018.(bll/zie)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *