HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Nasional

Kesehatan

KRIMINAL

3/INFO%20KRIMINAL/post-grid

NASIONAL

4/INFO%20NASIONAL/small-col-right

POLITIK & HUKUM

1/INFO%20POLITIK%20%26%20HUKUM/big-col-left

Pendidikan

Olahraga

Kriminal

Header Ads

Comments

Comments

DAERAH

3/INFO%20DAERAH/big-col-right

Pages

EKONOMI

3/INFO%20EKONOMI/big-col-left

BERITA POPULER

Masih Proses Tender, Surat Suara Pemilu 2019 Belum Dicetak

Cendananet news.-Isu 7 kontainer surat suara yang sudah dicoblos sempat menggegerkan publik. Kabar ini awalnya dihembuskan oleh Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief melalui Twitter dan sempat jadi perbincangan warganet.
Tak ingin menjadi isu yang simpang siur, KPU bersama Bawaslu akhirnya menindaklanjuti informasi tersebut langsung ke Bea Cukai di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Setelah diperiksa secara saksama seluruh dokumen terkait barang masuk di Bea Cukai, KPU tak mendapati temuan adanya kontainer berisi surat suara.
"Kami memastikan berdasarkan keterangan Bea Cukai tadi ada berita 7 kontainer tersebut dan tidak ada juga bahwa ada TNI AL yang menemukan itu. Dan tidak benar KPU telah membuka satu kontainer tersebut. Jadi semua berita itu bohong," ujar Ketua KPU Arief Budiman di lokasi, Kamis (3/1) dini hari.

Ketua KPU Arief Budiman menjawab pertanyaan awak media seusai melakukan pengecekan terkait informasi tujuh kontainer surat suara yang sudah tercoblos di kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (3/1/2019).

Bahkan, Arief mengaku akan melaporkan para penyebar informasi menyesatkan tersebut ke Bareskrim Polri agar pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Siapa yang menyebarkan (berita) itu harus ditangkap, (kami) sudah berkoordinasi dengan Cyber Crime Mabes Polri," tuturnya.

Cuitan Andi Arief soal 7 kontainer surat suara tercoblos.

Di saat yang bersamaan, KPU mengonfirmasi bahwa surat suara untuk Pemilu 2019 sama sekali belum dicetak. Bahkan, prosesnya masih dalam tahap tender, tepatnya masa sanggah. 
KPU memastikan baru pada tanggal 7 Januari mendatang kontrak antara LKPP dengan pemenang tender pengadaan surat suara dilakukan. Sehingga pada 17 Maret 2019 seluruh surat suara telah selesai diproduksi.
"Nanti pada 7 januari, akan ditandatangani kontrak payung antara LKPP dan pemenang lelang nya. Setelah itu di-TTD (tanda tangan), selanjutnya kami akan lanjut kontrak antara KPU dengan penyedia atau produsen. Nah sudah habis itu baru akan dimulai proses produksi," tutur Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi.(kpr/sn/red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *