HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Nasional

Kesehatan

KRIMINAL

3/INFO%20KRIMINAL/post-grid

NASIONAL

4/INFO%20NASIONAL/small-col-right

POLITIK & HUKUM

1/INFO%20POLITIK%20%26%20HUKUM/big-col-left

Pendidikan

Olahraga

Kriminal

Header Ads

Comments

Comments

DAERAH

3/INFO%20DAERAH/big-col-right

Pages

EKONOMI

3/INFO%20EKONOMI/big-col-left

BERITA POPULER

Jokowi ke Kabinet: Situasi Begini, Apa Perlu Menteri Investasi dan Menteri Ekspor?

Cendananet news.-Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung kondisi investasi dan ekspor di Indonesia yang dinilainya masih kalah dari negara tetangga. Jokowi pun sempat memberikan pertanyaan dalam forum rapat kabinet untuk adanya dua menteri khusus yang masing-masih menangani investasi dan ekspor.

"Saya sudah sampaikan minggu lalu dalam forum rapat kabinet, apakah perlu, saya bertanya apakah perlu kalau situasinya seperti ini yang namanya menteri investasi dan menteri ekspor, sudah," ujar Jokowi saat Peresmian Pasar Rakyat dan Peresmian Pembukaan Rapat Kerja Kementerian Perdagangan Tahun 2019 di ICE BSD City, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (12/3/2019).

Jokowi mengatakan negara lain sudah memiliki menteri di bidang tersebut, seperti di Uni Eropa. Jokowi juga berbicara risiko jika dua tambahan menteri yang diusulkannya tidak mampu mendongkrak investasi dan ekspor.


"Di Uni Eropa ada menteri investasi, ada menteri khusus ekspor, negara lain saya lihat juga sama. Mungkin dari sisi kelembagaan memang kita harus memiliki menteri investasi dan menteri ekspor. Dua menteri mungkin perlu. Tapi nanti kalau ada menteri itu nggak nendang lagi yang salah, ya, kita semuanya sudah," sebutnya.

Di depan para peserta, Jokowi menyampaikan kejengkelannya jika suatu masalah tidak bisa dituntaskan, padahal pangkal masalah sudah diketahui. Jokowi tidak ingin ada kesulitan dalam mengurus perizinan yang berujung stagnannya masalah investasi.


"Saya itu paling geregetan kita ngertikesalahan kita, kita ngerti kekurangan, kitangerti jalan keluar, tapi kita nggak bisa menuntaskan masalah yang ada, saya akan mulai lihat alur ceritanya akan saya lihat, ini ada yang nggak benar di titik-titik tertentu. Akan saya lihat, saya pasti akan menemukan, insyaallah saya akan menemukan ini," ujar Jokowi.

"Dan jangan sampai saya cek di PTSPngomong SIUP sehari 2 minggu nah ketemu satu. IMB ngomong 3 hari seminggu saya cek ternyata masih 8 bulan, 6 bulan berarti ketemu di situ. Bisa di pusat, bisa di daerah," imbuh Jokowi.(dtc/cnn/red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *