HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Nasional

Kesehatan

KRIMINAL

3/INFO%20KRIMINAL/post-grid

NASIONAL

4/INFO%20NASIONAL/small-col-right

POLITIK & HUKUM

1/INFO%20POLITIK%20%26%20HUKUM/big-col-left

Pendidikan

Olahraga

Kriminal

Header Ads

Comments

Comments

DAERAH

3/INFO%20DAERAH/big-col-right

Pages

EKONOMI

3/INFO%20EKONOMI/big-col-left

BERITA POPULER

Penjelasan Kapolri soal Terduga Teroris Sibolga dan Bom Bunuh Diri

Padang,cendananet news.-Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebut Solimah, istri terduga terorisSibolga, Sumut, Husain alias Abu Hamzah diduga berniat bunuh diri.

"Suaminya menyampaikan istrinya itu ingin bunuh diri terus, dalam istilahnyaistimata. The fastest way to the heaven. Cara paling cepat masuk surga," kata Tito Karnavian saat menghadiri Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia IX (Konaspi IX) di auditorium Universitas Negeri Padang, Kamis (14/3/2019).

Polisi, sambung Tito, memastikan ada delapan bom di rumah Abu Hamzah di Jl KH Ahmad Dahlan, Gang Sekuntum,Sibolga. 

"Kita menemukan yang meledak dua, yang tidak meledak lima. Jadi total yang meledak dengan ledakan pertama ada tiga. Ada delapan totalnya," terang Tito.


Penangkapan terduga teroris Sibolga, dijelaskan Tito, merupakan pengembangan dari penangkapan terduga teroris berinisial R di Lampung pada Sabtu (9/3).

"Ditangkap di Lampung pelakunya. Ngasihtahu temannya di Sibolga punya bom. Berangkat tim ke sana, dengan (cara) biasa, silent. Nggak mau grabak-grubuk. Targetnya suami ditangkap baik-baik. 

Anggota masuk ke dalam rumah, nggak sadar ternyata sekeliling rumah sudah dipasang jebakan. Begitu kawat ditendang, meledak. Anggota kita terluka," katanya.

"Jadi bom yang dibuat switching itu dari istrinya," imbuhnya.

Polisi berupaya melakukan negosiasi dengan istri Abu Hamzah berjam-jam. Namun istri terduga 
teroris Sibolga itu meledakkan bom dan tewas bersama anaknya.

Dari penyelidikan, diketahui Abu Hamzah belajar merakit bom secara online. 

"Belajarnya secara online. Ini teknologi luar biasa. Mereka namanya sekarang istilahnya disebut lone wolf

Ini tidak memiliki jaringan yang luas, tapi bergerak sendiri. Membaca, ikut grup radikal, kemudian pemahamannya mulai diadopsi," kata Tito.(ndc/cnn/red)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *