HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Nasional

Kesehatan

KRIMINAL

3/INFO%20KRIMINAL/post-grid

NASIONAL

4/INFO%20NASIONAL/small-col-right

POLITIK & HUKUM

1/INFO%20POLITIK%20%26%20HUKUM/big-col-left

Pendidikan

Olahraga

Kriminal

Header Ads

Comments

Comments

DAERAH

3/INFO%20DAERAH/big-col-right

Pages

EKONOMI

3/INFO%20EKONOMI/big-col-left

BERITA POPULER

Pelaku Pembunuhan Hakim Pengadilan PN Medan Ancaman Mati


Medan, Cendananet Newa-Pembunuhan terencana rapi hakim pengadilan Negeri PN medan,Jamaluddin,SH,MH,55 warga perumahan Royal Monaco Blox B No. 22 Kelurahan Gedong Johor, Medan Johor kota Medan. Mereka Zuraida Hanum 41 adalah isteri Jamaluddin (korban), M. Jefri Pratama 42, warga
Jalam Selam No. 64 Kelurahan Tegalsari Mandala, Medan Denai,  dan M. Reza Fahlevi 29, Warga Jalan Stella Raya No.131 Lk.X Kelurahan Simpang Selayang Medan Tuntungan kota
Medan.

Peran ketiga pelaku pembunuhan terhadap Jamaluddin membuang jazad berikut barang bukti dengan begitu penyidik kewalahan untuk menetapkan para tersangka.

Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Martuani Sormin Siregar mengatakan,  penyidik kesulitan karena.

para tersangka gunakan alat bukti yang tidak biasa."Persoalan yang dihadapi penyidik masalah dukungan alat bukti sehingga penyidik kesulitan mendudukan dan merekonstruksian kasus tersebut," ucapnya.  Rabu 8 Januari 2020.

Namun, Martuani Sormin Seregar menolak merinci alat komunikasi digunakan para tersangka ke publik, hanya saja penyidik sudah menyita 13 barang bukti yang berkaitan dengan kematian korban.

"jelasnya, tiga tersangka akan dijerat pasal pembunuhan berencana Pasal 340 subs pasal 338 Junto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHPidana,  pasal 340 dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Saat ini polisi sudah mengantongi bukti pembunuhan Jamaluddin sambung Martuani, yang sudah disepakati bersama  Zuraida Hanum,  M.Jefri Pratama disalah salah satu Coffee Town Ringroad di Medan, Senen 25 November 2019 lalu.

Selain itu,  penyidik sudah mendapat informasi tambahan labfor dan Direktorat Cyber Crime Mabes Polri sehingga memudahkan untuk menyimpulkan kasus pembunuhan Hakim PN Medsn itu.

Memang para tersangka berencana  melakukan pembunuhan secara matang. Salah satu indikasinya dengan membeli sejumlah peralatan seperti, telepon seluler,  sarung tangan,  pakaian dan sepatu digunakan untuk menghabisi nyawa korban Jamaluddin.

Motif pembunuhan karena sakit hati dari cinta segitiga, Jefri Pratama  dibantu saudaranya Reza Fahlevi untuk menghabisi pria tersebut atas suruhan selingkuhannya Zuraida Hanum isteri korban.

Mereka sudah sepakat membuang jenazah dikawasan areal kebun sawit di Kutalimbaru, Deli Serdang, Jumat 29 November 2019 silam.

Kejadian itu  mobil ringsek karena menghantam pohon sawit Ambagnya terbuka.

Jazad korban telah diautopsi di Rumah sakit Bhayangkara Medan, Jumat 29 November 2019,.kemudian jazad
korban dimakamkan di Nagari Raya,  Aceh Sabtu, 30 November 2019.(shaf/zie)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *