HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Nasional

Kesehatan

KRIMINAL

3/INFO%20KRIMINAL/post-grid

NASIONAL

4/INFO%20NASIONAL/small-col-right

POLITIK & HUKUM

1/INFO%20POLITIK%20%26%20HUKUM/big-col-left

Pendidikan

Olahraga

Kriminal

Header Ads

Comments

Comments

DAERAH

3/INFO%20DAERAH/big-col-right

Pages

EKONOMI

3/INFO%20EKONOMI/big-col-left

BERITA POPULER

Disdik Nunggak Bayar, PLN ‘Segel’ Listrik Tiga Sekolah di Banua

Cendananet News-Aliran listrik di tiga sekolah di Kalsel disegel pihak PLN Sejak Jumat (31/01/2020) pekan kemarin. tiga sekolah itu yakni SMA Banua, Sekolah Pertanian Pembangunan Pertanian Pelaihari dan SLBC Pembina.
Hal itu terungkap saat komisi IV memanggil Dinas Pendidikan untuk rapat dengar pendapat.
Penyegelan tersebut diketahui karena Disdik menunggak pembayaran rekening listrik sekitar Rp60 juta.
Kepala Dinas Pendidikan Kalsel mengaku, tunggakan itu terjadi karena permohonan dana persediaan kepada pihak Badan Keuangan Daerah belum juga turun, lantaran masih dalam proses.
Padahal pihaknya sudah melakukan koordinasi baik itu dengan pihak Bakueda mapun pihak PLN.  Namun iya memastikan permasalahan itu akan diselesaikan dalam waktu dekat.
“Jadi kami ini kan istilahnya belum menerima uang persediaan sehingga belum bisa membayar, ingin mencari jalan yaitu minjem tapi dalam administrasi keuangan tidak dibenarkan, sehingga ketua tim anggaran Pemda bapak Sekda kapasitas beliau PLT. Kepala Bakueda mohon untuk membijaksanai untuk meberikan uang persediaan, insyallah hari ini akan diselesaikan,” ujar H. M yusuf Effendi Kadisdik Kalsel
H. M yusuf Effendi Kadisdik Kalsel
H. M yusuf Effendi Kadisdik Kalsel
Sementara ketua komisi IV DPRD Kalsel, menganggap permasalahan ini hal memalukan dan mencoreng dunia pendidikan.
“Dinas Pendidikan bahwa ini sangat memalukan 3 sekolah. Sejak Jumat (31/01/2020) kemaren untuk aliran listriknya disegel PLN ini insiden buruk di dunia pendidikan kita. 1-2 hari ini diupayakan nyala kembali catatan bagi kami komisi IV,” kata M. LutfI Saifudin Ketua Komisi Iv DPRD Kalsel.
Dalam waktu dekat komisi IV juga bakal memanggil pihak PLN, untuk tidak memberlakukan ketentuan bagi sekolah seperti rumah atau perusahaan, pasalnya sekolah merupakan tempat yang bersifat memiliki kepentingan untuk umum khsusunya dalam dunia pendidikan.(cnn/dtv-edh)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *