HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Nasional

Kesehatan

KRIMINAL

3/INFO%20KRIMINAL/post-grid

NASIONAL

4/INFO%20NASIONAL/small-col-right

POLITIK & HUKUM

1/INFO%20POLITIK%20%26%20HUKUM/big-col-left

Pendidikan

Olahraga

Kriminal

Header Ads

Comments

Comments

DAERAH

3/INFO%20DAERAH/big-col-right

Pages

EKONOMI

3/INFO%20EKONOMI/big-col-left

BERITA POPULER

Ketua KPK Ungkap 5 Daerah yang Paling Banyak Terkena Kasus Korupsi

Jakarta,Cendananet News-Ketua KPK Firli Bahuri mengungkapkan lima daerah yang paling banyak terkena kasus korupsi. Berdasarkan aspek kelembagaan, kelima daerah tersebut dari pemerintah pusat hingga DKI Jakarta.
Hal itu ungkapkan Firli dalam acara seminar nasional bertema 'Penegakan Hukum Dalam Kerangka Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dan Percepatan Pembangunan Daerah' di kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/2/2020). 
Awalnya dia mengatakan ada hampir dua ribu orang yang tertangkap karena korupsi sejak KPK berdiri.
"Mungkin ada yang tanya nih, selama KPK berdiri kira-kira sudah berapa banyak orang yang terkena korupsi? Yang ketangkap oleh KPK. 
Saya garis bawahi yang ketangkap oleh KPK. Kurang-lebih, pelaku korupsi sampai hari ini jumlahnya 1.952 (orang) yang ditangkap oleh KPK," kata Firli.
"Saya nggak sebutkan nama-namanya, tapi data berdasarkan provinsi ada, berdasarkan instansi wilayah daerah juga ada. Misalnya di daerah berdasarkan kelembagaan, kami tayangkan halaman 18. 
Berdasarkan wilayah ada 10 besar yang paling banyak tertangkap korupsinya," ujar Firli.
Dari ribuan orang tersebut, Firli lalu mengungkapkan 10 daerah yang angka kasus korupsinya paling tinggi. Namun dia hanya menyebut 5 daerah berdasarkan kelembagaannya.
Firli menyebut pemerintah pusat hingga DKI Jakarta jadi daerah yang tingkat korupsinya paling tinggi. Dia menyebut daerah tersebut adalah lima besar lembaga yang paling banyak terkena korupsi.
"Yang tertinggi ada pemerintah pusat, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Utara, DKI Jakarta, itu 5 besar yang paling banyak terkena kasus korupsi yang ketangkap oleh KPK," sebutnya.
Alasan Firli memunculkan daerah tersebut agar para kepala daerah dapat mengetahui. Dengan begitu, para kepala daerah disebut bisa memperbaiki sistem untuk mencegah korupsi.
"Kenapa data ini kami munculkan? Supaya kepala daerah tahu, daerah kita rentan korupsi, kalau begitu mari Ketua DPRD, Ibu Ketua DPRD, kita bicara bagaimana supaya tidak terjadi korupsi. Bagaimana peraturannya, perbaikan sistemnya, izin usahanya dipermudah," ucapnya.
"Jangan orang mau bikin hotel, mau buka lapangan pekerjaan, mau menambah investasi susah sekali, bertahun-tahun tidak selesai. Makanya harus bayar, bayar ditangkap oleh KPK. Saya minta itu tidak terjadi lagi ke depan," sambung Firli.
Firli juga menyampaikan pencapaian KPK dalam menyelamatkan keuangan negara. Dia mendorong agar upaya pencegahan korupsi tak dilupakan.
"Saya ingin sampaikan juga apa peran KPK dalam penyelamatan uang negara, data yang kami kumpulkan, itu kurang-lebih Rp 63,9 triliun, potensi kerugian negara bisa kita selamatkan karena pencegahan. 
Sementara untuk penindakan kurang-lebih Rp 1,7 triliun, kalau begitu untuk pencegahan kerugian negara, tidak perlu kita tinggalkan, dan tidak boleh tinggalkan," imbuhnya.(cnn/dn)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *