HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Nasional

Kesehatan

KRIMINAL

3/INFO%20KRIMINAL/post-grid

NASIONAL

4/INFO%20NASIONAL/small-col-right

POLITIK & HUKUM

1/INFO%20POLITIK%20%26%20HUKUM/big-col-left

Pendidikan

Olahraga

Kriminal

Header Ads

Comments

Comments

DAERAH

3/INFO%20DAERAH/big-col-right

Pages

EKONOMI

3/INFO%20EKONOMI/big-col-left

BERITA POPULER

Begitu Wabah Pandemi Covid 19 Merebak, Pelaku Gunakan "Modus Tabrak Adik" Untuk Bawa Kabur Motor Beat

Cendana Net News, Tembung- Gencarnya suara dari imbaun pemerintah yang
meminta kepada warga masyarakat untuk berada di rumah ditengah wabah pandemi Covid 19, kasat mata merebak negeri ini, namun prilaku begal," modus tabrsk adik" agar dapat bebas berkeliaran di wilayah hukum Polsek
Percut Sei Tuan, kota Tembung, Deli Serdang, Sum. Utara.

Tindakan ini yang jadi korbannya adalah Mursal (25), warga asal Aceh Singkil saat ini menetap di Jalan Rajawali, Medan Sunggal, Jumat 10 April 2020, sekira pukul 20.15 Wib, kejadian di depan SPBUJalan Perhubungan Desa Laud Dendang Kecamatan Percut Sei Tuan.

Diketahui, pria tersebut bekerja sebagai buruh warung kopi (warkop) Aceh kawasan Sunggal itu,  tak berdaya saat datang dua pria yang ciri salah seorang bertubuh sedang, gempal dan satu lagi postur tubuh tinggi dengan logat bahasa suku Batak,dan menuduh telah menabrak seorang adik mereka.

"Ketika itu aku mau jemput abang ipar di kawasan kampung kolam, Desa Bandar Klippa, Percut Sei Tuan, persis di depan SPBU Laud Dendang jalan erhubungan, Percut Sei Tuan, datang dua pria itu
menghampirj ku," terang korban, sembari dia akan membuat laporan polisi di Polsek Percut Sei Tuan Sabru,11 April 2020 siang
Jelas korban saat itu, dirinya sedang menaiki  sepeda motor Honda Beat Streat Bk 4779 AIK warna hitam secara sengaja korban dipepet, terang Mursal, lalu dua pelaku itu menuduhnya telah menabrak adik dari salah satu mereka.

Dengan alasan, saat ini adik pelaku terbaring di rumahnya yang tak jauh
dari SPBU tersebut.

Korban merasa tidak melakukan hal tersebut, langsung menyangkal tuduhan itu.Tetapi pelaku masih memperdaya dirinya dengan csra lain.
   
"Ya sudah, ayok kita lihat adikku di rumah, tak jsuh dari sini, dengan nada ancaman serahkan dompet dan HPmu kami pegang supaya kau tidak kemana-mana,," tegas, salah seorang pelaku, seperti yang ditirukan korban saat menunggu personel Polsek Percut Sei Tuan untuk lakukan olah TKP.

Sambung korban, ketika itu ditemani abang iparnya itu, ditambahkan pelaku berboncengan naik sepeda motor Beat sambil mengarahkan korban ke sebuah gang yang tak jauh dari lokasi pompa bensin SPBU. Sangat anehnya, diakui korban diajak singgah di warung persis dibawah jembatan sungai Laud Dendang.

Di warung tadi, kunci sepeda motor, Ponsel Android dan dompet milik korban diletakkan pelaku diatas meja. Kemudian korban dibawa ke sebuah gang kecil untuk melihat seseorang  yang menjadi tabrakan.

Selanjutnya korban diajak lagi ke sebuah lokasi dengan berbonceng tiga mengenderai sepeda motor Beat, milik korban.

Namun, beberapa puluh meter dari tempat itu, dia diturunkan supaya menunggu di sini dan jangan pergi kemana- mana, ujar pelaku dengan wajah marah.

Eronisnya, ditunggu beberapa jam, pelaku tak kunjung tiba, sehingga korban merasa dirinya sudah dikelabui pelaku.

Dengan demikian, korban dan abang iparnya datang ke Polsek ini untik membuat laporan polisi (LP) agar pelaku segera ditangkap. " " " "Kami takut kalau sepeda motor Beat milik saya digunakan untuk kejahatan lain, atau diperjual belikan, sepontan ditegas abang ipar korban, sembari polisi bisa meringkus pelaku yang sangat meresahkan masyarakat. (shaf/zie)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *