HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Nasional

Kesehatan

KRIMINAL

3/INFO%20KRIMINAL/post-grid

NASIONAL

4/INFO%20NASIONAL/small-col-right

POLITIK & HUKUM

1/INFO%20POLITIK%20%26%20HUKUM/big-col-left

Pendidikan

Olahraga

Kriminal

Header Ads

Comments

Comments

DAERAH

3/INFO%20DAERAH/big-col-right

Pages

EKONOMI

3/INFO%20EKONOMI/big-col-left

BERITA POPULER

Perampokan Minimarket di Jakarta-Depok selama Pandemi

Cendananet News-Sejumlah aksi kejahatan mewarnai ibu kota di tengah masa pandemi corona ini. Polda metro jaya bahkan mengakui adanya tren peningkatan kejahatan di Jakarta dan sekitarnya, salah satunya perampokan minimarket.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya pada Senin 20 April menyampaikan, secara kuantitas angka kejahatan di masa pandemi ini sebetulnya mengalami penurunan dibanding bulan yang sama pada tahun lalu. 
Akan tetapi ada beberapa kejahatan yang cenderung mengalami peningkatan cukup signifikan saat ini.
"Pergeseran kriminalitas memang ada, tapi dibanding bulan yang sama di tahun berbeda memang menurun, tapi ada beberapa tren kriminal yang meningkat," kata kombes yusri.
Kejahatan pada masa pandemi Corona ini juga cenderung mengalami pergeseran sasaran. 
Pelaku yang tadinya menyasar rumah-rumah penduduk kini minimarket jadi incaran.
"Memang ada peralihan, bukan lagi di tempat-tempat rumah-rumah, karena memang kita ketahui ada instruksi dari pemerintah agar masyarakat, khususnya masyarakat DKI Jakarta ini untuk tetap di rumah saja. 
Sehingga mereka beralih ke tempat-tempat minimarket, supermarket itu jadi sasaran," imbuh Yusr.Berikut beberapa kasus perampokan minimarket di wilayah Jadetabek seperti dirangkum awak media. 
1. Perampok Bercelurit di Minimarket Bekasi Gasak Rp 45 Juta

Polisi membongkar perampokan yang terjadi di sebuah minimarket di Cikarang Utara, Bekasi. Aksi perampokan bercelurit ini sempat viral di media sosial
Peristiwa itu terjadi di sebuah minimarket di Jalan Industri Pasir Gombong, Desa Pasir Gombong, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jumat (10/4) pukul 04.00 WIB.
 Saat itu seorang pelaku masuk ke minimarket. Ia berpura-pura membeli minuman.
Kemudian, ia menuju meja kasir yang dijaga dua petugas minimarket, MI dan B. Untuk mengalihkan perhatian salah satu kasir, ia pura-pura membeli rokok yang tersimpan di rak belakang kasir.
"(Setelah) memesan rokok, kemudian (pelaku) menodongkan sebilah pisau yang saat itu disimpan di dalam perut (pelaku). 
Kemudian datang 1 orang pelaku memakai sweater warna hitam sambil membawa sebilah celurit ikut menodongkan ke arah saksi," kata ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam keterangannya, Jumat (10/4).

Para pelaku memaksa korban diantarkan ke brankas minimarket. Korban yang ketakutan memutuskan mengantar pelaku.

"Korban membuka brankas dan menyerahkan uang dari dalam brankas sebesar Rp 45 juta. Setelah mendapatkan uang, pelaku langsung kabur," tandasnya.
Dalam video yang beredar, tampak pelaku mengenakan jaket berwarna abu-abu dan topi. Tiba-tiba datang pelaku lainnya mengenakan jaket berwarna hitam membawa sebilah celurit.
Korban yang kaget pun langsung berjongkok di bawah meja kasir. Kemudian kedua pelaku menyeret korban.(cnn/sn)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *