HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Nasional

Kesehatan

KRIMINAL

3/INFO%20KRIMINAL/post-grid

NASIONAL

4/INFO%20NASIONAL/small-col-right

POLITIK & HUKUM

1/INFO%20POLITIK%20%26%20HUKUM/big-col-left

Pendidikan

Olahraga

Kriminal

Header Ads

Comments

Comments

DAERAH

3/INFO%20DAERAH/big-col-right

Pages

EKONOMI

3/INFO%20EKONOMI/big-col-left

BERITA POPULER

Persoalan Kasus 86 Polsek Medan Area Kepada Kelima Pelaku Penjudi, Akhirnya Terungkap

Cendana Net News, Medan, Semakin terpapar dan terungkap ke awak media, kasus perjudian itu yang di 86, Polsek Medan Area.

Pengakuan sementara  Kapolsek Kompol  Faudir Chan bahwa dia sama sekali menerima uang dari para penjudi itu, sehingga jadi perdebatan dibeberapa media.

Sedangkan pada  WA (WhatsApp) pengakuan Faidir Chan sebagai Kapolsek, menyebutkan, awak media menyatakan  ada sejumlah uang yang diminta  pada lima orang yang ditangkap.

Padahal awak media tidak pernah menyatakan dana kasus 86 tersebut, malah hal itu Faidir sendiri katakan sejumlah dananya.

Ketua DPW BAIN RI, Sum.Utara,, Mulya Koto saat ditemui, Minggu lalu dikatakan, WA Kapolsek yang dikirimkan itu dapat sebagai acuan dan barang bukti transaksi untuk melepas kelima orang penjudi tersebut.

Walaupun Kapolsek Medan Area, katakan tidak ada menerima uang sama halnya juga awak media tidak sebutkan uang.

Namun, begitupun Kapolsek sudah duluan keceplosan bicara dengan menguraikan nominalnya di WA itu.

Perintah Kapolri, untuk seluruh Kapolda dan Kapolresta/Kapolres serta jajarannya, supaya mempererat kerjasama dengan rekan media Pers sebagai sesama mitra.

Namun, tetlihatnya perintah tersebut, semacam diabaikan oleh Kapolsek Kompol Faidir Chan, begitu pula  awak media sebelum berita ini dinaikan, berusaha coba untuk konfirmasi kepada Faidir selaku Kapolsek.

Tapi waktu itu tidak ada jawaban pasti sehingga akhirnya terangkat berita lalu disherkan/dikirimkan kepadanya, kata Mulya.

Hal berita yang dikirim lewat WhatsApp itu malah Kompol Faidir langsung WA awak media diblokir lalu mengadukan kepada PWI Sedangkan sesuai UU Pers No  40 tahun 1999, disana ada tertera pasal, bila keberaran dengan pemberitaan dapat menggunakan hak jawab nelalui dewan pers dengan tujuan membantah atau mengklafikasi tentang berita yang sama sekali tidak benar.

Tampaknya Kapolsek Medan Area belum mengerti tentang delik aduan, sesuai UU No. 40 Tahun 1999, tentang Pers.

Seharusnya Kapolsek Medan Area harus banyak belajar untuk memahami Undang Undang Pers, apalagi banyak bergaul dengan awak media/wartawan seharusnya sudah belajar dan mengetahui tentang pers, jelas Mulya.(shaf,/ zie )

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *