HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Nasional

Kesehatan

KRIMINAL

3/INFO%20KRIMINAL/post-grid

NASIONAL

4/INFO%20NASIONAL/small-col-right

POLITIK & HUKUM

1/INFO%20POLITIK%20%26%20HUKUM/big-col-left

Pendidikan

Olahraga

Kriminal

Header Ads

Comments

Comments

DAERAH

3/INFO%20DAERAH/big-col-right

Pages

EKONOMI

3/INFO%20EKONOMI/big-col-left

BERITA POPULER

Badan Otoritas Danau Toba Dapat Dukungan Kapolda Sumut, untuk Meningkatkan Pariwisata

Cendana Net News, Medan- Kapolda Sumut, Irjen Pol, Drs Martuani Sormin, MSi menerima kunjungan Badan Otoritas Danau (BODT) Toba, Senen 31 Agt 2020, diruang Mapolda Sumut. 

 Dalam pertemuan itu mengupas tentang syarat untuk pariwisata, lalu Kapolda katakan, masalah keamanan dan kenyamanan. 

Sehingga terhindar penipuan harga terhadap turis, lalu yang berkunjung juga tak terjadi permainan dari aksi kejahatan itu. 

 Dengan begitu, peningkatan kultur budaya dan moral, selain mencerdaskan masyarakat setempat dapat memikat hati para turis juga sangat penting.

Dan bahkan kebersihan juga sebuah aspek dalam peningkatan kawasan Pariwisata. 

"Kapolda, seraya mengimbau Badan Otoritas Danau Toba agar menggalang warga masyarakat se-tempat dalam meningkatkan pariwisata sekitar lingkaran Danau Toba sesuai dengan kualitas Sumber Daya Manusia," katanya. 

Dalam meningkatkan Geopark bisa menjadi wisata dunia dengan memerlukan kerja keras kita semua, tentunya kita merasa dan apabila Geopark dapat menjadi wisata dunia. 

"Kapolda bersama jajarannya sangat mendukung sepenuhnya BODT sebagai program prioritas Presiden Joko Widodo dalam membangun tempat wisata.di Indonesia," ujarnya. 

 Direktur Utama, Arie Prastyo, pimpinan Badan Otoritas Danau Toba menjelaskan, tujuan kedatangan BODT ke Polda Sumut untuk meningkatkan tali silaturahmi dan sekaligus memperkanalkan diri kepada orang nomor satu dijajaran polri. 

"Seiring dengan pertemuan itu, Arie menuturkan, bahwa BODT melaporkan Kabupaten Toba masih ada eks hutan lindung sudah dilepas negara seluas 386,72 hektar dan di hutan itu

ada sedikit isu dimana warga membangun rumah diantaranya ada bangunan yang permanen tanpa izin sebsnyak 28 berdiri bangunan pada tahun 2018," sebutnya.

 BODT sudah melakukan upaya mengatasi hal itu dan sudah melayangkan somasi berulangkali juga mengimbau masyarakat agar tidak membangun di tanah milik negara,," terangnya. 

Arie selanjutnya dalam upaya terakhir kepada masyarakat memberikan uang  sebagai pengganti ongkos pembersihan, namun masyarakat menolak," dia dengsn kesalnya. 

"Dengan kejadian itu, BODT berharap pada Polda Sumut dapat membantu.dalam mengatasi laporan tentang penggarap tanah milik negara," pungkasnya.

 

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *