HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Nasional

Kesehatan

KRIMINAL

3/INFO%20KRIMINAL/post-grid

NASIONAL

4/INFO%20NASIONAL/small-col-right

POLITIK & HUKUM

1/INFO%20POLITIK%20%26%20HUKUM/big-col-left

Pendidikan

Olahraga

Kriminal

Header Ads

Comments

Comments

DAERAH

3/INFO%20DAERAH/big-col-right

Pages

EKONOMI

3/INFO%20EKONOMI/big-col-left

BERITA POPULER

Dua Anak Remaja Bawa Bom Melotop Saat Aksi Unjukrasa, Diamankan Kanit Reskrim Polsek Medan Timur

Cendana Net News, Medan- Dua pemuda remaja membawa bom molotop akhirnya diamankan Polsek Medan Timur, saat itu mereka mengikuti aksi unjuk rasa pada hari, Jumat 9 0ktober 2020, waktu pukul 14.00 Wib. 

Tindakan dua remaja pada awalnya petugas reserse mencurigai gerak gerik mereka, sehingga digeledah didapati membawa bom molotop diduga akan digunakan pada saat aksi demo yang menolak Undang- Undang Cipta Kerja (Umnibus Law-red), di kota Medan. 

Kapolsek Medan Timur, Kompol Muhammad Arifin, SH melalui Kanit Reskrim Iptu Alp Tambunan,SH menjelaskan, "ketika  petugas Reserse Polsek Medan Timur sedang melakukan pengamanan dan menghalau aksi pengunjuk rasa yang menolak UU Cipta Kerja atau disebut Umnibus Law. 

Kejadian persis di jalan Jawa depan Centre Point. Begitu melihat kedua remaja sedang berjalan menuju ke lokasi aksi

demo yang sedang ricuh di lapangan Merdeka Medan depan Sfasiun Besar Kereta Api. Kami berusaha menghalau pendemo untuk keamanan Centre Point, Kantor Pemerintah dan Rumah Sakit Teguh maupun rumah warga etnis, sebut Panit I Iptu Rawi Chander dan Panit II Ipda Andre bersama tim Opsnal Reskrim saat berada di lokasi langsung menghalau mundur. 

Selain juga mengamankan 102 pemuda remaja sebagian pelajar yang ikutan beraksi terpaksa diamankan, ujar kedua Panit Reskrim Polsek Medan Timur.

Lanjut kanit, "kami berhasil amankan 102 remaja pelajar dengan melakukan penggeledahan terhadap barang bawaan masing-

masing anak remaja tersebut, sementara diantara mereka yang berinisial MA (17 ditemukan 2 botol syrup merek kurnia yang berisi minyak tanah lengkap dengan memakai sumbu yang sering disebut bom melotop. Lalu sebuah pilok dari seorang anak remaja inisial KK

(17), yang berunjuk rasa. ungkap mantan Kanit Polsek Medan Area, Iptu Alp Tambunan,SH menjelaskan, dari instrogasi kami terhadap kedua anak remaja yang masih pelajar tersebut. 

Mereka menjelaskan, bahwa MA bertemu dengan temannya bernama Rian, lalu teman dia itu ada menitipkan 2 buah bom melotop itu didalam tas yang dibawa MA,  untuk dibawa ke lapangan

Merdeka lalu akan digunakan melempar kearah petugas kepolisian yang mangamankan aksi unjukrasa." tambah Iptu Alp Tambunan.SH

Tersangka berikut barang bukti saat ini sudah diamankan di Mapolsek Medan Timur untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Mengenai hukuman para tersangka dijerat dengan pasal percobaan. 

Untuk kasus pembakaran dikenakan pasal 187 jo 53 KUHP idana, ungkap Kanit Reskrim Tambunan.(shaf/zie)


Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *