HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Nasional

Kesehatan

KRIMINAL

3/INFO%20KRIMINAL/post-grid

NASIONAL

4/INFO%20NASIONAL/small-col-right

POLITIK & HUKUM

1/INFO%20POLITIK%20%26%20HUKUM/big-col-left

Pendidikan

Olahraga

Kriminal

Header Ads

Comments

Comments

DAERAH

3/INFO%20DAERAH/big-col-right

Pages

EKONOMI

3/INFO%20EKONOMI/big-col-left

BERITA POPULER

Manajemen Kereasi Pesta Kolam Renang Melanggar Prokes Saat Covid 19, dan Ancaman 1 Tahun Kurungan Penjara


 Cendananet News,Medan- General Manajemen (GM) Hairos sudah ditetapkan sebagai tersangka persoalan pesta kolam renang ditengah pandemi Covid 19.

Tersangka Hairos, dianggap melanggar protokol kesehatan (Prokes) dengan sengaja tidak mengindahkan larangan pemerintah tentang penyebaran Covid 19. Dengan penetapan itu,  disampaikan langsung kepada Wakil Kepala Kepolisian Resort

Kota Besar Medan

Ajun Komisaris Besar Polisi, Irsan Sinuhaji, SiK, MH didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Martuasah Tobing, SiK, Jumat 2/10.Adanya event pesta kolam renang tersebut, diketahui masyarakat setelah membaca viral manajemen Hairos melalui media sosial menghadirkan Disc Jockey (DJ), dan para pengunjung akan diberikan diskon.

 "Akhirnya masyarakat berkerumum hari itu menikmatinya, tanpa mengindahkan aturan

Protokol Kesehatan (prokes) di mana harus menjaga jarak (phyisical distancing- red) dan gunakan masker," papar seorang Akpol lulusan alummi 1999.

 Saat pesta kolam renang berlangsung, sanbung Kapolres Oku Palembang Sumatera Selatan AKBP Irsan Sinuhaji, situasi sangat meriah hampir kurang lebih 2.800 pengunjung ternyata melanggar aturan prokes yang tidak dipenuhi, bahkan juga dari pihak penyelenggara yang utama tidak peduli. 

 "Pelanggaran dari protokol kesehatan itu kita ketahui setelah pesta kolam renang berlangsung diikuti ribuan pengunjung itu viral di media sosial,"ungkapnya.

Setelah mendapat informasi adanya pelanggaran protokol kesehatan di tempat rekreasi, sebut Irsan,   langsung Polrestabes

Medan melakukan penyelidikan. Dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi memang benar manager manajemen 

Hsiros telah melanggar aturan keseharan karena tidak menerapkan jaga jarak dan mengguna masker. 

"Sehingga dari pemeriksaan tersebut, penyidik Sat Reserse Reskrim Polrestabes Medan, menetapkan General Manajemen Hairos inisial ES sebagai tersangka," terangnya. 

Lanjut mantan Kapolres Madina itu menambahkan, saat  menyelenggara pesta kolam pihak manajemen Hairos tidak melaporkan ke Tim Gugus Tugas Percepatan Covid 19 serta tidak memiliki izin keramaian dari pihak kepolisian se- tempat. 

"Dalam kasus tersebut, tersangka ES dipersalahkan melanggar pasal tentang, karantina Kesehatan dengan ancaman 1 tahun kurungan penjara," pungkasnya.(shaf/zie)


Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *